Lagi-lagi, salah satu maskapai Indonesia mengalami musibah. Kali ini, potongan sayap Batavia Air diduga lepas dan jatuh.
Dengan kompetitor semacam itu, saya heran tidak ada yang mengambil kesempatan untuk menjadi maskapai penerbangan paling dapat diandalkan, paling dipercaya, paling dicintai konsumen di Indonesia.
Padahal hanya ada tujuh langkah simpel menuju posisi itu.
- Saya tidak tahu harus berapa pesawat yang perlu dimiliki sebagai persyaratan sebuah maskapai, tapi ambil angka terendah itu. Jangan membeli di atas jumlah lagi.
- Saat membeli, ambil pesawat baru. Titik. Kalau tidak cukup modal, berhenti di sini dan jangan sekali-kali berpikir membuat maskapai baru. You’ll be saving yourself from an assload of embarrasment, not to mention a whole bunch of people from, you know, permanent airflight trauma. Or even death.
- Sama seperti pesawat, pilih teknisi dan awak paling bermutu. Kalau tidak cukup modal, baca poin sebelumnya.
- Dengan pesawat-pesawat itu, pilih rute manapun yang paling nyaman. It doesn’t matter at this point. Pasang harga di atas maskapai umum lainnya.
- Beritahu seisi Indonesia tentang pesawatmu. Kampanyekan keselamatan sebagai komitmen no. 1. Jika dilakukan dengan benar, tidak akan perlu mencari-cari alasan untuk harga yang lebih tinggi: orang akan mengerti.
- Stay true to your commitment.
- Profit.
Pada tahap ini, barangkali penggunamu akan jauh lebih sedikit daripada maskapai lain yang lebih murah. Tidak masalah. Konsumen yang memilih harga murah tidak termasuk ke dalam target pasar. Tidak masalah jika hanya menguasai 1% pasar, asalkan itu bagian 1% paling atas dari keseluruhan pasar, where the top money belongs.
Or, in other words, be the Apple of Indonesian airways. Bisa?
Capek rasanya melihat pesawat-pesawat lapuk itu rontok satu persatu.